Wednesday, September 17, 2014

KETRAMPILAN MENGUMPAN BOLA PERMAINAN SEPAK BOLA

Hal yang yang paling penting dalam permainan sepak bola adalah memiliki ketrampilan gerak untuk memainkan bola. Keberhasilan atau kemenangan dalam permainan sepak bola adalah setiap pemain mempunyai skill individu yang baik. Macam macam ketrampilan dasar pemain sepak bola meliputi ketrampilan mengumpan bola, menghentikan bola, ketrampilan menggiring bola, dan ketrampilan menembak bola ke gawang lawan. 

Ketrampilan mengumpan bola

a. Ketrampilan mengumpan menggunakan kaki bagian dalam

Mengumpan bola dengan menggunakan kaki bagian dalam banyak dimanfaatkan untuk memberikan bola bola jarak pendek antara pemain satu dengan pemain lainnya.

1. Posisi mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
  • Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerak
  • Letakkan kaki tumpu disamping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bahu menghadap arah gerakan
  • Sikap kedua lengan disamping badan agak terlentang
  • Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar ke luar dan dikunci
  • Pandangan terpusat pada bola

2. Gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
  • Perhatikan kesiapan teman yang akan diberi bola
  • Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola.
  • Tending bola dengan kaki bagian dalam tepat pada tengah-tengah bola.
3. Akhir gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:

  • Pindahkan berat badan ke kaki tumpu depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan
  • Pandangan ke depan

b. Mengumpan bola dengan menggunakan kaki bagian luar

1. Posisi awal mengumpan bola dengan kaki bagian luar
  • Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan bola
  • Letakkan kaki tumpu disamping bola
  • Sikap kedua lengan di samping badan dengan agak terlentang
  • Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang digunakan menendang diputar dan dikunci
  • Pandangan terpusat pada bola

2. Gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian luar
  • Perhatikan kesiapan teman pasangan atau partner sudah siap atau belum menerima umpan bola
  • Tarik kaki yang akan digunakan mengumpan ke belakang, lalu ayunkan ke depan kea rah bola bersamaan kaki diputar kea rah dalam
  • Perkenaan kaki kea rah bola tepat pada tengah-tengah bola

3. Akhir gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian luar:

  • Bawa berat badan ke depan beramaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan
  • Pandangan ke depan
c. Mengumpan dengan menggunakan punggung kaki

Mengumpan dengan menggunakan punggung kaki banyak digunakan untuk memberikan bola jarak jauh antara pemain satu dengan pemain yang lainnnya dan bola agak deras. Yang membedakan dengan mengumpan menggunakan kaki bagian dalam adalah berkenaan kaki dengan bola.

1. Posisi awal mengumpan bola dengan menggunakan punggung kaki
  • Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan
  • Letakkan kaki tumpu disamping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bahu menghadap gerakan
  • Sikap kedua lengan disamping badan agak terlentang
  • Pergerakan kai yang akan digunakan menendang ditarik ke belakang dan dikunci
  • Pandangan terpusat pada bola

2. Gerakan menumpu bola dengan punggung kaki
  • Perhatikan kesiapan teman sudah siap atau belum menerima umpan bola
  • Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola
  • Perkenaan kaki tepat di tengah-tengah bola

3. Akhir gerakan mengumpan bola dengan punggung kaki
  • Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakkan di depan
  • Pandangan ke depan.


KONSEP PERMAINAN SEPAK BOLA

Permainan sepak bola adalah tergolong permainan bola besar. Melalui permainan sepak bola juga dapat dijadikan alat untuk pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. Mengajari anak untuk belajar sportif, jujur, dapat bekerjasama dengan teman, dan mempunyai sikap saling menghargai antar sesama.

Peta konsep permainan sepak bola meliputi:

1.       Mengumpan
2.       Mengontrol
3.       Menggiring
4.       Posisi
5.       Menembak bola ke gawang lawan

Merupakan suatu kenyataan, bahwa sepak bola adalah jenis olahraga yang paling banyak penggemarnya di seluruh dunia. Sepak bola tidak memiliki batasan etnik, politik, atau agama. Bahkan sepak bola mampu mempersatukan masyarakat di seluruh dunia dan melupakan perbedaan dan perselisihan.

Di Indoneia, sepak bola adalah permainan yang sangat digemari. Permainan sepak bola dilakukan dengan tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola lawan. Sepak bola merupakan olahraga permainan beregu, yang setiap regu terdiri dari 11 orang. Lama permainan sepak bola menurut peraturan internasional adalah 2 X 45 menit dengan istirahat selama 10 menit di antar dua babak.

Materi pembelajaran sepak bola harus dipelajari dengan mengedepankan sikap beragama dengan berdoa sebelum dan sesudah melakukan permainan. Mencerminkan sikap dan prilaku sportif dalam bermain, bertanggung jawab dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah, serta menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar. Menghargai perbedaan karakteristik, individual dalam melakukan ktivitas fisik, munjukkan kemauan kerja sama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik, mau menerima kekalahan dan kemenangan dalam permaian.

Susunan pemain untuk permainan sepak bola adalah:

·         Penjaga gawang
·         Bek kanan
·         Bek kiri
·         Gelandang kanan
·         Gelandang tengah
·         Gelandang kiri
·         Kanan luar
·         Kanan dalam
·         Penyerang tengah
·         Kiri luar

·          Kiri dalam

Sunday, August 3, 2014

MENYUSUN POLA PENYERANGAN PERMAINAN SEPAK BOLA

Dalam menyusun pola penyerangan dalam permainan sepak bola perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
  1. Adanya pemain yang berfungsi mengatur serangan
  2. Adanya pemain yang bertugas membantu serangan
  3. Adanya penembak utama dalam mencetak gol
  4. Adanya pemain yang bertugas memancing lawan agar pindah dari tempatnya, sehingga pemain seregu mempunyai kesempatan untuk menerobos pertahanan lawan.
  5. Pola penyerangan yang dibuat harus menggunakan kombinasi serangan yang bervariasi, setelah itu penyerang harus mampu mencari titik kelemahan dari lawan untuk mencetak gol. Berikut pola penyerangan dalam sepak bola yang sering digunakan.
  6. Pola melakukan gerakan yang tersusun
  7. pola mencari ruang kosong
  8. pola menghadapi pertahanan yang sangat kuat

Tujuan penyerangan dalam sepak bola adalah untuk memasukkan bola ke gawang lawan. Penyerangan dapat dilakukan apabila sebuah regu sedang memegang kendali permainan. Kecermatan, ketajaman, dan kecepatan penyerangan baik perorangan atau regu akan menentukan keberhasilan suatu regu untuk mencetak gol guna memperoleh kemenangan.

TUGAS WASIT PERTANDINGAN SEPAK BOLA

Jumlah wasit dalam pertandingan sepak bola ada 1 orang wasit dengan dibantu oleh 2 orang penjaga garis. Wasit utama bertugas  memimpin jalannya agar bertandingan berjalan lancar dan taat pada peraturan yang berlaku, menyelesaikan setiap permasalahan dalam pertandingan. sedangkan tugas penjaga garis adalah membantu wasit utama terutama dalam melihat bola yang keluar dari garis lapangan, menentukan off side dan tidaknya seorang pemain dan membantu wasit utama dengan memberikan pertimbangan kepada wasit utama apabila diminta.

1. Tugas Wasit Utama
  1. Menjaga dan menjalankan peraturan permainan serta memutuskan setiap gangguan atau perselisihan antara masing-masing regu.
  2. Mencatat semua kejadian selama berlangsungnya permainan.
  3. Wasit utama mempunyai kekuasaan yang tak terbatas untuk menghentikan permainan terhadap segala pelanggaran yang terjadi.
  4. Dapat mengeluarkan setiap pemain selama berlangsungnya permainan bila dianggap oleh wasit berbuat kesalahan.
  5. Dapat memberikan isyarat bahwa permainan dapat dimulai kembali setelah penghentian dari pelanggaran di atas.
  6.  Menentukan apakah bola yang akan digunakan akan digunakan pertandingan memenuhi syarat atau tidak.

2. Tugas Pembantu Wasit/ Penjaga Garis
  1. Mengangkat bendera ke atas untuk menunjukkan bola telah meninggalkan lapangan permainan.
  2. Menunjukkan jika bola melampaui garis gawang dan apakah tendangan sudut atau tendangan gawang yang akan diberikan.
  3. Menunjukkan pihak mana yang berhak untuk melakukan pelemparan ke dalam, tendangan sudut atau tendangan gawang.
  4. Menarik perhatian waasit terhadap permainan yang kasar.
  5. Memberikan pendapat mengenai permasalahan yang mungkin diminta oleh wasit utama.

3. Posisi Wasit pada Permulaan Pertandingan
  
Posisi wasit pada tendangan permulaan (W). Posisi hakim garis (HG1) dan (HG2). Wasit bergerak mengikuti garis diagonal A - B sesuai dengan arah serangan.

4. Posisi Wasit Saat Tendangan Sudut

Posisi Wasit Saat Tendangan Sudut

Posisi wasit akan sama saja pada saat tendangan sudut dilakukan di daerah manapun. Posisi wasit di samping tiang gawang atau pada titik potong antar garuis tendangan hukuman dari garis gawang, sehingga dapat mengawasi pelanggaran yang tidak terlihat.

5. Posisi Wasit Saat Tendangan Gawang

Posisi Wasit Saat Tendangan Gawang
  
Posisi wasit di tengah lapangan di sebelah titik tengah dari diagonal. Hakim garis HG1 mengawasi pelaksanaan pengambilan tendangan gawang berdiri sebaris dengan garis daerah tendangan hukuman. HG2 berdiri sebaris dengan pemain penahan kedua dari yang terakhir.

6. Posisi Wasit Saat Tendangan penalti
  
Para pemain dari kedua regu kecuali penjaga gawang dan penendang berada di luar daerah kotak penalti. Wasit dalam posisi dapat melihat bahwa tendangan dilakukan dengan cermat dan tidak seorangpun memasuki daerah tendangan penalti.


Hakim garis HG1 mengawasi penjaga gawang agar tidak membuat pelanggaran dan juga bertindak sebagai pengawas gol. Hakim garis HG2 dalam posisi siapm siaga.

PERATURAN DAN TEKNIK DASAR TOLAK PELURU

Tujuan tolak peluru adalah menolak peluru ke depan sejauh-jauhnya dengan menggunakan tangan. Pada dasarnya ada dua gaya dalam tolak peluru, yaitu gaya menyamping dan membelakangi. Tolak peluru dilakukan pada sektor lemparan yang berdiameter 2,135 yang berbentuk lingkaran.

Lihat gambar di bawah ini.


















Alat dan peluru

Peluru terbuat dari bahan padat, dari besi atau bahan yang sejenisnya yang keras dan di isi timah atau bahan-bahan yang lain dan berbentuk bulat. Untuk atlit putra berat peluru adalah 7.26 kg dan diameter 110-130 mm. peluru untuk putrid beratnya 4 kg dan berdiameter 95-100mm.

Teknik tolak peluru

a)      Cara memegang peluru
Peluru diletakkan pada ujung telapak tangan. Jari-jari tangan terbuka menutupi peluru agar tidak tergelincir ke dalam, dan kelingking menjaga peluru aga tidak tergelincir ke luar.
b)      Cara menempatkan peluru pada bahu
Sebuah peluru yang dipegang ditempatkan diantara tulang selangka dengan rahang bagian bawah. Peluru bagian atas sedikit menempel pada rahang bagian bawah.

Tolak peluru gaya menyamping

Cara melakukan tolak peluru gaya menyamping adalah sebagai berikut:

1.       Sikap permulaan

Dalam gaya menyamping arah sasaran dengan bahu kiri mengarah kesamping, kea rah sasaran. Kedua kaki dibuka selebar bahu, tangan kanan memegang peluru dan menempelkannya antara tulang rahang dan selangka siku yang mengarah ke bawah, dan lengan kiri mengimbangi dalam posisi yang wajar.

2.       Gerakan

Lakukan gerak pendahuluan dengan kaki kiri. Gerak pendahuluan dilakukan dengan kaki kiri diayunkan lurus ke samping kiri secara bersamaan dengan menjingkrakkan kaki kanan. Gerakan jingkrak serendah-rendahnya segaris dengan arah tolakan dan mendarat dengan kaki kanan lebih dahulu setelah kaki kiri mendarat dengan cepat dan kuat dengan tekukan lutut kaki kanan diluruskan yang disertai dengan sedikit putaran badan kea rah kiri, kemudian berat badan dipindahkan ke kaki kiri yang masih ditekuk.
Tangan kanan mulai diluruskan kea rah lemparan pada sudut tolakan,  kemudian peluru dilepaskan dengan dibantu kekuatan dan lecutan pergelangan dan jari tangan.

3.       Sikap akhir


Kaki kanan melangkah pendek dan kaki kiri diayunkan kebelakang untuk menjaga keseimbangan lengan kanan. Lemparan mengarah ke depan atas dan dalam sikap rileks.
Tolak peluru gaya membelakangi arah tolakan

Tolak peluru gaya membelakangi adalah sebagai berikut

1.       Permulaan

a.       Ambil awalan dengan membelakangi arah tolakan, kemudian bungkukkan badan ke depan dan bertumpu pada kaki kanan dan lutut ditekuk, kaki kiri diangkat lurus menuju arah tolakan.
b.      Tarik kaki kanan kebelakang kea rah tolakan secepat-cepatnya, kemudian kenakan kaki kiri pada papan tolakan dengan badan tetap membungkuk serta tangan kiri diluruskan ke atas secara rileks dan pandangan ke bawah.
c.       Gerakan meluncur ke belakang dengan diawali penekukan kaki kanan untuk berjingkrak rendah kebelakang dan disertai ayunan sepakan kaki kiri jauh ke belakang. Ketika sikap badan benar-benar condong ke depan, mulailah pendaratan kaki kanan. Setelah berjingkrak disusul kaki kiri, badan segera berputar ke kiri serong ke atas, kemudian berat badan dipindah ke kaki kiri yang masih ditekuk, dan tangan kanan di arahkan ke sudut tolakan, kemudian peluru dilepaskan dengan dibantu kekuatan lecutan pergelangan tangan dan jari-jari tangan.

2.       Sikap akhir

Kaki kanan dipindah ke depan dan kaki kiri diayunkan kebelakang untuk menjaga keseimbangangan.

Kesalahan pada tolak peluru

1.       Pada peluncuran mendatar
a.       Gerak pendahuluannya salah
b.      Menarik mendekat peluncuran mendatar
2.       Pada posisi tolak lepas
a.       Tungkai untuk berdiri pada akhir peluncuran mendatar tidak cukup jauh ditempatkan di bawah badan
b.      Penggunaan tungkai ayun tidak cukup atau terlalu tinggi.

Upaya pembetulan kesalahan pada tolakan

1.       Berlatih dengan tungkai ayun di ayunkan ke belakang dank e atas, kemudian kembali sampai pada tungkai untuk berdiri.
2.       Dengan datar sekali loncat-loncat kecil ke belakang pada tungkai untuk berdiri.  Latihan meluncur mendatar dengan gerak pendahuluan dan sampai pada posisi tolakan lepas dengan dan tanpa peluru.
3.       Lutut pada posisi tolak lepas ada di atas titik tapak kaki untuk berdiri
4.       Tungkai ayun diluruskan kea rah tolakan

TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLA BASKET

Dalam latihan permainan bola basket, ada beberapa teknik yang harus di pelajari, diantaranya yaitu: Teknik melempar dan menangkap bola, Teknik menggiring bola (dribbling), Teknik menembak bola basket, Teknik dasar bertumpu satu kaki (pivot). Berikut ini penjelasan dari masing-masing teknik di atas:

1. Teknik melempar dan menangkap bola

Operan dapat dilakukan dengan cepat, keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh yang akan menerima. Operan dapat dilakukan secara lunak, tetapi tergantung pada situasi secara keseluruhan, yaitu kedudukan situasi teman, timing yang tepat dan taktik yang digunakan. Memberi operan tidaklah semudah yang diduga, karena kerasnya lemparan, terlalu mudah atau terlalu tinggi operan akan menyulitkan teman yang akan menerima bola.

Untuk dapat melakukan operan dengan baik dalam berbagai situasi harus menguasai berbagai macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Ada tiga teknik yang bisa anda lakukan dalam mengoper bola, yaitu:
  1. mengoper bola dari atas kepala (over head pass),
  2. mengoper bola setinggi dada (chest pass), dan
  3. melempar bola dengan memantulkannya ke lantai (bounce pass).

Teknik Menangkap bola (catching ball) dalam basket terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada. Untuk dapat menangkap bola dengan baik anda harus selalu fokus  memperhatikan bola. Rentangkan jari-jari tangan agak lebar dan pergelangan tangan harus rileks untuk menjemput bola menggunakan telapak tangan. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera menempel ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.

Teknik yang benar dalam memegang bola basket yaitu sikap tangan yang membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan menempel di samping bola dengan posisi agak ke belakang, posisi jari terentang menempel pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. sedangkan kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan dan posisi badan sedikit condong ke depan dengan lutut yang rileks.

2. Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola adalah salah satu cara yang diperbolehkan oleh peraturan untuk membawa bola ke segala arah. Seorang pemain diperbolehkan membawa bola lebih dari stu langkah asalkan bolanya sambil dipantulkan baik sambil berjalan maupun berlari. Tujuan menggiring bola adalah membawa bola kedepan atau ke daerah lawan. Cara menggiring bola yang dibenarkan adalah dengan satu tangan baik tangan kiri maupun tangan kanan. Kegunaan menggiring bola adalah untuk mencari peluang shooting, menerobos pertahanan lawan, dan memperlambat tempo permainan.

Cara melakukan menggiring bola atau dribbling adalah sebagai berikut:
  1. Badan posisi siaga, sedikit condongkan ke depan
  2. Sikap mata selalu melihat ke depan atau kepala lawan
  3. Sekarang coba pantulkan bola, jika sulit boleh mata melihat bola dahulu jika sudah masuk ke dalam ritme pantulan bola, coba hilangkan pandangan ke bola tersebut
  4. Pada saat bola bergerak ke atas,telapak tangan siap menerima bola usahakan mengikuti alur bola ke atas jangan mencoba untuk menahan bola (saat tangan dan bola beradu usahakan jangan sampai ada suaranya)

sekarang coba berjalan perlahan, dan jika sudah terbiasa selalu tambahkan kecepatan dan coba sedikit manuver" (ingat ! You must be quick but never hurry , usahakan cepat menggiring bola tapi jangan terburu-buru)

3. Teknik menembak bola basket (shootting)

Keberhasilan suatu regu dalam permainan selalu ditentukan keberhasilan dalam menembak. Dasar-dasar menembak hampir sama dengan melempar. Jadi jika pemain menguasai teknik mengoper / passing. Maka pelaksanaan teknik menembakbagi pemain pemain tersebut akan sangat mudah dan cepat dilakukan.

Teknik menembak dalam bola basket adalah sebagai berikut:
  
1.    Tembakan satu tangan
Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
  1. Lihat target
  2. Rentangkan kaki, punggung dan bahu
  3.  Lenturkan pergelangan dan jari-jari kedepan
  4. Lepaskan ibu jari
  5. Tangan mengimbang pada posisi bola terlepas
  6.  Irama yang seimbang

2.    Lemparan bebas (Free Throw)
Suksesnya dalam melakukan lemparan bebas memerlukan keahlian, kebiasaan, konsentrasi dan keyakinan, kebiasaan, rileks dan irama mendukung konsentrasi dan keyakinan diri adapun langkah-langkah pelaksanaannya. Teknik Bola Basket
  1. Lihat target
  2. Ucapkan kata-kata kunci sasaran berirama
  3. Rentangkan kaki, punggung dan bahu
  4. Rentangkan siku
  5. Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  6. Lepaskan jari telunjuk
  7. Tangan menyimbang pada bola sampai terlepas

3.    Tembakan sambil melompat (Jump shoot)
Tembakan melompat sama dengan tembakan satu tangan hanya ada dua penyesuaian dasar, dimana pada tembakan melompat dalam mengangkat bola harus lebih tinggi dan menembak setelah melompat, bukannya menembak bersama dengan melompat adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Lihat target
  2. Loncat lalu menembak
  3. Tinggi lompatan tergantung pada jarak tembakan

4.    Tembakan tigas Skor (Three Point Shoot)
Untuk tembakan tiga angka, disiapkan pada kejauhan yang cukup dari garis untuk minghindar penginjakan garis dan untuk mempokuskan  pandangan pada ring basket. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
  1. Loncat tanpa ketegangan, menembak saat loncat keatas
  2. Irama yang sama
  3. Tenaga berurutan dari kaki, punggung dan bahu
  4. Rentangkan siku
  5. Lenturkan pinggang dan jari-jari kedepan
  6. Lepaskan jari-jari telunjuk
  7. Tangan menyeimbang pada bola sampai terlepas

5.    Tembakan mengait (Hook Shot)
Keunggulan tembakan mengait adalah susah dihalangi oleh lawan yang tinggi. Tembakan mengait terbatas didekat ring jarak  3 m hingga 4 m adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut :
  1. Melangkah dan pivot kedepan
  2. Angkat bola pada arah telinga
  3. Tangan menyeimbang pada bola sampai bola terlepas
  4. Irama yang seimbang
  5. Lihat target

6.    Lay Up
Tembakan lay up dilakukan  dekat dengan keranjang basket setelah menyalip bola. Untuk dpat melakukan melompat yang tinggi dalam lay up, harus mempunyai kecepatan pada tiga atau empat langkah terakhir tetapi juga harus mengontrol kecepatan yang berlawanan. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Angkat lutut dan menembak
  2. Bawa bola diantara telinga dan bahu
  3. Arahkan lengan, pergelangan dan jari-jari
  4. Lepaskan bola jari telunjuk jari yang halus
  5. Pertahankan posisi tangan penyeimbang pada bola sampai terlepas

7.    Runner
Tembakan lay up dipergunakan jauh dari ring basket dan bila menembak tekanan pada irama yang teratur. Adapun langkah-langkah pelaksanaan adalah sebagai berikut:
  1. Lihat sasaran
  2. Mendarat dengan seimbang
  3. Lutut tertekuk
  4. Tangan keatas

SYARAT-SYARAT MENJADI WASIT BOLA VOLY

Secara umum tugas seorang wasit adalah memimpin jalannya suatu pertandingan olahraga agar berjalan sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku. Tidak terkecuali wasit pada permainan bola voly, tugasnya adalah memimpin pertandingan bola voly agar berjalan sesuai dengan peraturan bola voly yang berlaku. Disamping itu tugas seorang wasit adalah memutuskan setiap perselisihan yang ada. Meski wasit diberi kekuasaan penuh untuk membuat satu keputusan, bahkan sering ada istilah "keputusan wasit tidak dapat diganggu gugat". Namun menjadi seorang wasit ibaratnya seorang hakim. Dia haruslah bijaksana, adil, dan tidak berat sebelah.

Disamping itu menjadi wasit permainan bola voly juga harus mengerti dan paham betul peraturan-peraturan permainan bola voly. Umpamanya seorang pemain bola voly tidak boleh menyentuh net. tapi bagaimana jika yang menyentuh adalah punggungnya pada waktu memberi umpan kepada smesher. Hal-hal seperti itu seorang wasit harus sudah paham diluar kepala.

Di bawah ini adalah syarat-syarat menjadi wasit permainan bola voly:

1.   Syarat-syarat menjadi wasit bola voli
  • Seorang wasit hendaklah berbadan sehat dan mempunyai fisik yang normal
  • Mempunyai bakat untuk menjadi seorang wasit
  • Senang terhadap permainan bola voli
  • Berpendidikan serendah-rendahnya lulusan SMA
  • Berumur antara 20 – 40 tahun
  • Mempunyai dedikasi yang baik
  • Haruslah menjadi anggota salah satu perkumpulan bola voly
  • Bercelana putih
  • Baju kaos putih polos, pakai kerah
  • Sepatu karet putih
  • Memakai badge wasit yang sesuai dengan klasifikasinya

 2.   Tugas, kewajiban dan wewenang wasit

1) Tugas-tugas wasit
  • Memimpin pertandingan agar dapat berjalan dengan lance,
  • Meningkatkan keterampilan dan kemampuan serta pengetahuan, tentang perwasitan bola voli
  • Menyebarluaskan peraturan permainan di masyarakat
  • Meningkatkan mutu perwasitan di masyarakat pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya

 2) Kewajiban dan wewenang wasit
  • Wasit berkewajiban memimpin pertandingan bola voli baik di tingkat cabang daerah, nasional maupun di tingkat internasional
  • Seorang wasit tidak berhak memimpin pertandingan di atas klasifikasi sertifikat yang dimilikinya.
Itulah beberapa syarat menjadi seorang wasit pertandingan bola voly. Seorang wasit juga ikut menentukan bagaimana kwalitas sebuah pertandingan bola voly yang dipimpinnya.